CALESCO

KOMPOSISI:
Tiap kapsul lunak mengandung:
Calcitriol ……………………………………………………………….. 0,25 μg

 

BAHAN TAMBAHAN:

Propyl Gallate, White Beeswax, Medical Antifoam A Compound, Soya Bean Oil, Gelatin Bloom 150, Sorbitol, Glycerine, Potassium Sorbate, Ethyl Vanillin, Titan Dioxide, Quinoline Yellow E104, FD&C Blue No. 1 Powder, Air Murni.

 

INDIKASI:

Calesco® diindikasikan untuk osteoporosis pasca menopause, osteodistrofi ginjal pada pasien dengan kerusakan ginjal kronis, terutama mereka yang menjalani hemodialisa. Calesco® juga diindikasikan untuk penanganan hipokalsemia dan manifestasi klinisnya pada pasien dengan hipoparatiroid pasca bedah, hipoparatiroid idiopatik dan pseudohipoparatiroid, serta rickettsia karena vitamin D, rickettsia resisten vitamin D hipofosfatemia.

 

DOSIS DAN CARA PEMBERIAN:

Dosis optimum untuk Calesco® harus ditentukan secara hati-hati untuk tiap pasien berdasarkan kadar kalsium dalam serum. Terapi Calesco® harus selalu dimulai dengan dosis serendah mungkin dan jangan dinaikkan tanpa pengawasan kadar kalsium serum yang ketat.

Bila dosis optimal Calesco® telah ditentukan, kadar kalsium serum harus diperiksa setiap bulan. Begitu kadar kalsium serum meningkat sampai 1 mg/100 ml (0,25 mmol/L) di atas normal (9-11 mg/100 ml atau 2,25-2,75 mmol/L), dosis Calesco® harus diturunkan atau terapi dihentikan sampai kadar kalsium normal kembali. Selama periode hiperkalsemia, kalsium serum dan kadar fosfat harus ditentukan setiap hari. Bila kadar normal telah dicapai, pengobatan dengan calcitriol dapat dilanjutkan dengan dosis per hari 0,25 μg lebih rendah dari pada dosis yang digunakan sebelumnya. Perkiraan penerimaan kalsium melalui makanan sehari-hari harus dilakukan dan penerimaan tersebut disesuaikan bila diperlukan.

Persyaratan untuk efek optimal dari calcitriol adalah jumlah masukan kalsium yang memadai tetapi tidak berlebihan (pada dewasa: kira-kira 800 mg per hari) pada permulaan pengobatan.

Suplemen kalsium mungkin diperlukan. Karena adanya perbaikan absorpsi kalsium dari saluran pencernaan, beberapa pasien yang diberikan calcitriol dapat dipertahankan dengan suatu masukan kalsium yang lebih rendah.
Pada pasien yang cenderung hiperkalsemia, mungkin hanya memerlukan kalsium dosis rendah atau tidak ada tambahan sama sekali. Total masukan kalsium per hari (antara lain dari makanan dan bila perlu dari obat) harus berkisar antara 800 mg dan tidak boleh lebih dari 1000 mg.

 

EFEK SAMPING:
Efek samping secara umum serupa dengan efek samping akibat asupan vitamin D yang berlebihan. Tanda-tanda dan gejala-gejala keracunan vitamin D berhubungan dengan hiperkalsemia:
Awal : lemas, sakit kepala, mengantuk, mual, muntah, mulut kering, konstipasi, nyeri
otot, sakit tulang.

 

KEMASAN:

Dus, 5 strip @ 10 kapsul lunak 0,25 μg
Reg. No. : DKL 0802500702A1

 

CARA PENYIMPANAN:
Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya

 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Products

Another Products

Methanol ≥99.9% (by GC, corrected for water content), BAKER ANALYZED™ HPLC for liquid chromatography, for HPLC, UHPLC, for spectrophotometry, J.T.Baker®

J.T. Baker

Gel Clot LAL Assay – Lonza

Lonza

Thermo Scientific™ Oxoid™ AnaeroGen™ 2.5L Sachet

Oxoid

Scroll to Top